REVIEW MANHWA : I'M STANNING THE PRINCE

 Review

I'm Stanning The Prince

Source : https://pin.it/3K0nXwC

Judul     : 황자님께 입덕합니다 , I'm Stan The Prince, I'm Stanning The Prince

Genre    : Romance, Fantasi, Komedi, Shoujo, Drama

Status    : Ongoing

Rilis       : 2020

Author  : Zoosun

Type      : Manhwa

Platform  : Kakaopage

Sinopsis

    Seorang gadis desa bernama Angela, menulis sebuah fanfik tentang keluarga kekaisaran. Tanpa ia tahu, tiba-tiba saja fanfik yang telah lama ia tulis itu menjadi sensasi dan buah bibir dikalangan rakyat hingga terdengar oleh keluarga kekaisaran. Fanfik yang ditulis Angela menjadi kontroversi karena seakan-akan mengadu domba 2 marga keluarga kaisar yaitu Esperind dan Schwandel, sehingga ia ditangkap oleh prajurit kekaisaran atas tuduhan melakukan penistaan dan hal yang tak pantas. Namun, fanfik yang ia beri judul Pangeran Dalam Bunga Mawar itu, justru menaikkan citra baik Pangeran pertama yaitu Lavon Esperind dan menjatuhkan keluarga Schwandel, terutama Pangeran kedua, Ferderick Schwandel.

    Melihat akan potensi Angela yang mampu memperbaiki citra buruk keluarga Esperind, Putri Hoya Esperind, kakak Pangeran Lavon membuat rencana dan memerintahkan Lavon untuk menculik Angela ketika ia dibawa oleh prajurit kaisar ke kediaman Pangeran Lavon.

    Angela batal dibawa ke istana dan menghindari hukuman, karena tujuannya berubah setelah diculik oleh Pangeran Lavon menuju kediamannya. Putri Hoya mengambil keuntungan politis untuk keluarganya dan memerintahkan Angela untuk menulis fanfik berikutnya yang dapat menaikkan citra Esperind. 

    Karena rencana Putri Hoya, Angela yang telah lama mengagumi Pangeran Lavon, lama kelamaan hubungan diantara keduanya semakin dekat hingga perlahan menciptakan benih-benih cinta diantara mereka. Namun, tentu saja konsekuensi yang diterima oleh Angela juga besar, hanya karena sebuah fanfik, ia justru menyelam lebih dalam dan ikut terseret dalam dunia politik kekaisaran yang justru membuat hidup Angela semakin semarak. Lantas, bagaimana kelanjutan kisah petualangan Angela dan Lavon diantara pergulatan politik kekaisaran?

Review

     Hey yo sobat Hira! I'm Stanning The Prince merupakan satu dari sekian banyak Manhwa yang harus dan wajib masuk daftar komik favorit kamu, Manhwa ini aku rekomendasiin buat kalian para webtoon lovers untuk dibaca karena cerita dan penggambarannya yang menarik.

    Dalam Manhwa ini, kalian akan dibawa kepada petualangan Angela si tokoh utama wanita disisi idolanya, yang tak lain adalah si tokoh utama pria, yaitu Pangeran Lavon Esperind. 

    Cerita pada Manhwa ini dimulai dari tersebarnya novel fanfik yang ditulis oleh Angela di wilayah kekaisaran Ludect, tentang kisah Pangeran Lavon Esperind si tokoh utama protagonis dan pergulatan keluarga Kaisar, kemudian dilanjutkan dengan penangkapan Angela oleh pihak kekaisaran dan penculikan yang dilakukan Lavon kepada Angela ditengah perjalannya menuju Istana hingga lambat laun Angela ikut terseret dalam politik Kekaisaran dan munculnya cinta antara Lavon dan Angela.

    Dalam Manhwa ini, menggambarkan sosok Angela yang selalu gembira, periang, pantang menyerah, dan blak-blakan. Sosok Angela yang seperti itulah lambat laun semakin menarik hati para tokoh utama pria yaitu Pangeran Lavon dan Pangeran Ferderick, yang didalam fanfik Angela kedua pangeran ini digambarkan sebagai protagonis dan antagonis. 

    Penggambaran karakter yang tidak tertebak di tiap episodenya sukses membuat aku penasaran dan semakin tidak sabar menunggu kelanjutan dari Manhwa ini. Sang author, Zoosun berhasil memutarbalikkan opini para pembaca tentang para tokoh di dalam kisah ini. Ada yang diawal dikisahkan sebagai orang baik namun dipertengahan episode menjadi jahat, begitupun sebaliknya, namun ada pula karakter "abu-abu" yang membuat pembaca geregetan menebak-nebak apakah dia antagonis atau protagonis.

    Uniknya lagi, konflik utama pada Manhwa I'm Stanning The Prince diciptakan semakin berwarna dengan menyisipkan lawakan-lawakan kocak dan tingkah laku konyol para karakternya. Salah satu hal terkonyol yang Manhwa ini sampaikan adalah ketika si tokoh utama pria yaitu Pangeran Lavon yang digambarkan sebagai sosok dingin dan terkesan galak berinteraksi dengan para "Fans" nya akibat fanfik yang dibuat oleh Angela. 

    Selain hal kocak, bumbu-bumbu romansa serta interaksi antara Lavon dan Angela dibuat dengan sederhana, tak berlebihan, dan justru terkesan sangat manis yang jujur menurut aku sukses membuat para pembaca senyum-senyum sendiri.

    Manhwa yang dilihat hampir 4,5 juta kali di Platform komik Kakaopage Indonesia dengan rating 9,9/10 kini memasuki musim kedua penayangannya sejak rilis ditahun 2020 lalu. Manhwa ini cukup populer dikalagan pecinta webtoon, dan disambut baik karena kisah yang diangkat tidak seperti kebanyakan Manhwa pada umumnya. si FL yaitu Angela merupakan gadis desa biasa dan si ML yaitu Pangeran Lavon Esperind yang merupakan Pangeran "terbuang" dan disingkirkan dari takhta pewaris karena sebuah fitnah.

    Pada intinya, lagi-lagi Manhwa ini menyisipkan sebuah pesan tentang "Self Love" yang ditujukan terutama bagi kedua karakter Pangeran yang muncul, dan bagaimana usaha Angela yang berperan sebagai "batu sandaran" untuk keduanya ditengah-tengah politik kekaisaran yang kejam. Fanfik sederhana yang Angela tulis itu, justru membuat suasana wilayah Kekaisaran semakin semarak, dan mengguncang posisi si antagonis utama Manhwa tersebut. 

    Terlepas dari cerita yang menarik, visualisasi Manhwa I'm Stanning The Prince juga dibuat seindah mungkin, dengan karakteristik sedetail mungkin setiap tokoh yang dimunculkan. Aku yakin 100%, kalau sobat Hira baca Manhwa ini dijamin akan ketagihan dan tak sabar menunggu kelanjutannya.

    By the way, kalian dapat membaca manhwa I'm Stanning The Prince lewat Platform komik Kakaopage yang update setiap Rabu malam pada pukul 22.00.

    Yak, cukup sekian review dari aku, semoga dapat membantu kalian ya! Tunggu review aku berikutnya, See You!👋😉 

 

Cover Manhwa I'm Stanning The Prince Season 2

Kakopage Indonesia.

Source : https://pin.it/3Kqddpi 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tradisi dan Kontradiksi Pengenalan Kampus, Dihapuskan atau Malah Harus Dilestarikan?

REVIEW MANHWA : THE DUCHESS' 50 TEA RECIPES (50 RESEP TEH DUCHESS)

Catatan Etnografis - Hidden Gem dari Madura, Kamal Sebagai Pusat Maritim di Kabupaten Bangkalan? Apakah Bisa?

CULTURE SHOCK? Kehidupan Kampus Ternyata....

Suramadu, Tolak Ukur Kemajuan Madura?

LA LETTRE D'AMOUR (CERPEN)

Dibodohi Oleh Dongeng

APLIKASI KOMIK ONLINE INI WAJIB ADA DI SMARTPHONE KALIAN PARA 2D LOVERS!

DIA YANG HADIR DI HARI HUJAN (CERPEN)